Probolinggo, Patrolipos
Dalam Rangka pelatihan pengolahan yang dilaksanakan Dinas Perikanan dan kelautan Kabupaten Probolinggo. Bertempat di Kantor Desa Bayeman Kecamatan Tongas. Sebanyak 25 orang anggota PKK Dan Kader Desa Bayeman ikuti pelatihan pengolahan dengan bahan dasar ikan Tuna Dan Ikan Tongkol. Hari Selasa (28/11/23)
Dalam kegiatan tersebut Dihadiri oleh Kepala Desa Bayeman. Ach. Saifulloh, Ketua TP PKK Desa Bayeman. Sumila, Kasi Ekobang Kecamatan Tongas. Novita Yusanti, SH. MM, Pendamping Lokal Desa Bayeman. Silta, Ibu ibu PKK Dan Ibu ibu Kader desa Bayeman.

Acara yang diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Bayeman. Dalam Sambutannya Kepala Desa Bayeman Ach. Saifulloh. Menyampaikan, saya sebagai kepala desa Bayeman mengucapkan banyak ribuan Terima kasih. Yang sudah hadir di Pendopo Desa Bayeman ini dalam rangka pelatihan Dan Pengolahan ikan. Karena bagaimanapun penduduk desa bayeman sebagian besar itu juga ada yang dari nelayan maka pantas tema pada pagi hari ini pelatihan pengelolaan ikan. Perlu diketahui bahwa penduduk desa bayeman itu kurang lebih dari 6.730 jiwa penduduknya dan 60% itu mayoritas dari warga desa bayeman adalah petani atau buruh tani adapun yang 25% itu para nelayan dan juga sisanya itu termasuk wiraswasta termasuk ASN tidak ada dan kami dengan adanya pelatihan ini sangat berharap kepada panjenengan semua Monggo selesai pelatihan ini panjenengan resapi bagaimana cara dalam pengelolaan ikan tersebut.Ujar Kepala Desa Bayeman Ach. Saifulloh.
Sementara itu, Kasi Ekobang Kecamatan Tongas. Novita Yusanti, SH. MM, mengatakan, dalam kegiatan ini. Program pemberdayaan masyarakat khususnya perempuan ini programnya sebenarnya ada tiga program Yakni. ada pertanian ada peternakan dan ada perikanan. Nah kebetulan di Bayeman ini kegiatannya dalam program pemberdayaan itu adalah di perikanan. di sini ambilnya tentang pengolahan ikan manfaatnya, pengolahan ikan itu manfaatnya apa aja misalnya manfaatnya itu diantaranya kalau saat banyak ikan banyak tangkap ikan bapaknya dapat ikan banyak. Itu nggak mungkin harus dijual ke pasar semua. Enggak mungkin harus laku semua. Mesti ada yang di bawa pulang mesti ada yang tersisa sisanya itu kan nggak mungkin dibuang. Caranya itu ya dengan pemanfaatan mengolah dari hasil sisa yang tidak terbuang sih tidak laku atau pemanfaatan apa yang ada nah itu kan bisa dibilang itu juga ada waktunya ada kadaluarsanya juga meskipun di freezer nah ada juga di open gitu kan nah itu lah bagaimana caranya pengolahan ikan yang baik. Ujar Kasi Ekobang. Novita Yusanti, SH. MM,
Reporter : Sayful
Editor : Sulis Riyanto
