PROBOLINGGO, PATROLI POS
Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan (DKUP) resmi menggandeng Tim Penggerak PKK untuk menggelar pelatihan batik cap bertajuk “GEMAS SANLOKA” atau Gerakan Memasyarakatkan Sandang Lokal. Kegiatan yang dipusatkan di Rumah Batik Probolinggo, Jalan Mastrip, pada Selasa (14/4/2026) ini melibatkan 30 peserta terpilih dari perwakilan Pokja 3 TP PKK tingkat kelurahan hingga kecamatan. Program ini dirancang sebagai langkah taktis untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor kerajinan batik yang merupakan salah satu produk unggulan daerah.
Kepala DKUP Kota Probolinggo, Slamet Suwantoro, menjelaskan bahwa tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk membekali para kader dengan teknik pembuatan batik cap yang inovatif agar mampu memicu lahirnya wirausaha baru. Ia menekankan bahwa tumbuhnya usaha-usaha baru di sektor batik akan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat serta kesejahteraan keluarga secara luas. Semangat ini sejalan dengan visi Ketua TP PKK Kota Probolinggo, Dokter Evariani, yang menekankan pentingnya peran perempuan dalam menciptakan kemandirian ekonomi.
Menurut Dokter Evariani, GEMAS SANLOKA adalah momentum yang tepat untuk menumbuhkan kepercayaan publik terhadap karya lokal melalui penguatan skill. Ia meyakini bahwa dengan produk yang berkualitas dan merek yang kuat, masyarakat akan lebih mencintai dan menggunakan produk sandang asli Probolinggo. Dalam sesi praktik, para peserta dibimbing langsung oleh Yayuk, ahli batik dari D’Aisya Batik. Selain mendapatkan transfer ilmu secara intensif, para peserta juga dibekali dengan paket perlengkapan membatik mandiri. Hal ini bertujuan agar produktivitas tidak berhenti di ruang pelatihan, melainkan berlanjut di rumah masing-masing sebagai pilar penguat ekonomi daerah berbasis potensi lokal. (Rudi Hartono).
