PROBOLINGGO, PATROLI POS
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo semakin serius mematangkan persiapan menuju penilaian internal pembangunan Zona Integritas (ZI) tahun 2026. Langkah ini dipertegas dengan keikutsertaan seluruh Tim ZI dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar secara daring oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, Selasa (14/04/2026).
Bertempat di aula kantor setempat, Tim ZI yang dipimpin oleh Kasubbag TU, Moh. Sa’dun, mengikuti sesi penguatan materi secara kolektif. Fokus utama dalam pertemuan ini adalah sinkronisasi antara kebijakan penilaian internal dengan strategi penyusunan evidence atau data dukung yang berkualitas.
Dalam arahannya, Sekretariat Inspektorat Jenderal, Khairunnas, mengingatkan bahwa esensi ZI bukan sekadar tumpukan dokumen administratif. Menurutnya, keberhasilan pembangunan ZI diukur dari sejauh mana masyarakat merasakan dampak nyata dari inovasi dan layanan yang diberikan. “Zona Integritas harus mencerminkan perubahan budaya kerja dan tata kelola yang bersih. Inovasi yang dibangun wajib memberikan dampak nyata bagi peningkatan kepercayaan publik,” tegas Khairunnas.
Partisipasi Kemenag Kabupaten Probolinggo dalam bimtek ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi. Sebagai salah satu dari 101 satuan kerja nasional yang berhasil lolos penilaian mandiri tahun 2025, Kemenag Probolinggo kini bersiap menghadapi verifikasi ketat dari Tim Penilai Internal (TPI) pada tahun ini.
Beberapa poin krusial yang dibedah dalam bimtek tersebut meliputi:
Mekanisme Evaluasi: Pendalaman pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) lanjutan.
Manajemen Risiko: Pengendalian gratifikasi, penanganan benturan kepentingan, dan optimalisasi sistem pengaduan masyarakat.
Kualitas Data Dukung: Memastikan konsistensi antara dokumen digital dengan praktik nyata di lapangan.
Keikutsertaan aktif ini menjadi bukti nyata komitmen Kemenag Probolinggo untuk tidak hanya meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), tetapi juga mewujudkan reformasi birokrasi yang berkelanjutan. Dengan sinergi tim yang kuat, Kemenag Probolinggo optimis dapat menghadirkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel bagi masyarakat.(Putri Andayanana/Red**).
