PROBOLINGGO, PATROLI POS
SMP Negeri 3 Maron sukses menggelar kegiatan tahunan Penerimaan Tamu Penggalang dan Orientasi Pendidikan Pramuka (POPP) Ke-VI yang berlangsung meriah pada tanggal 17 hingga 18 Juli 2026. Sebagai program ekstrakurikuler wajib, kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa baru kelas 7 guna membekali mereka dengan pemahaman mendalam tentang kedisiplinan, keteguhan spiritual, keberanian, dan kesetiaan. Mengusung motto Dasa Darma ke-8, “Disiplin, Berani, dan Setia”, kegiatan ini menegaskan bahwa Pramuka bukan sekadar ajang berkumpul dan tepuk tangan belakangan, melainkan wadah pembentukan watak dan karakter generasi muda.

Rangkaian POPP Ke-VI dibuka secara resmi oleh Kamabigus yang juga Kepala SMP Negeri 3 Maron, Kak Drs. Supandi, MM., Lukas Felix Nugraha bertindak sebagai Pratama salah satu Pramuka Garuda pada upacara pembukaan tersebut. Dalam sambutannya, Kamabigus menekankan bahwa Pramuka merupakan ekstrakurikuler wajib yang telah melahirkan banyak prestasi membanggakan bagi sekolah. Hal ini dibuktikan dengan terpilihnya 6 anggota Pramuka terbaik (3 putra dan 3 putri) yang mewakili Kwarran Maron ke ajang Jambore Cabang, yaitu Lucas Felix Nugraha, M. Iqbal Maulana, Nur Wahyudi, Nurmalinda Bulqis, Dina Lutfia, dan Nasifa Uswatun Hasanah. Bahkan, satu siswa kelas 9, M. Iqbal Maulana, berhasil membawa nama harum sekolah dengan terpilih mewakili Kwarcab Probolinggo untuk mengikuti ajang perkemahan tingkat nasional, yaitu Jambore Nasional yang akan digelar pada 13 Agustus mendatang di Cibubur.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan materi yang berbobot. Penyajian materi keagamaan disampaikan oleh Bapak Ahmad Rosidi selaku guru agama SMP Negeri 3 Maron untuk memperkuat aspek spiritual peserta. Sementara itu, materi sandi dan semapur dipandu oleh Pembina Satuan bersama kakak-kakak Dewan Galang Prasgama, dilanjutkan dengan pendalaman Dasa Darma ke-8, nilai kepemimpinan (leadership), serta pengenalan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang disajikan dengan cekatan oleh anggota Paskibra SMP Negeri 3 Maron.
Puncak acara POPP Ke-VI berlangsung khidmat pada malam penyalaan Api Unggun yang dipimpin oleh Waka Kurikulum SMP Negeri 3 Maron, Kak Fitria Lifmin, S.Pd. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan pesan moral mendalam tentang filosofi api unggun. Beliau mengingatkan bahwa api unggun adalah simbol persatuan dan kerja sama, di mana kehangatannya tidak bisa tercipta dari satu ranting saja, melainkan hasil gotong royong dan saling menopang. Anggota Pramuka diharapkan mampu menjadi penerang bagi sesama di lingkungan keluarga maupun sekolah sesuai Dasa Darma, serta terus menjaga bara semangat belajar, kemandirian, dan sikap pantang menyerah agar tak pernah padam meski perkemahan telah usai.
Rangkaian kegiatan POPP Ke-VI resmi ditutup melalui apel penutupan yang dipimpin oleh Pembina Gugus Depan SMP Negeri 3 Maron, Kak Ach Heri, S.Pd. Dalam amanatnya, berharap agar sekembalinya ke rumah masing-masing, para siswa mampu mengamalkan kode kehormatan Pramuka Penggalang, yaitu Tri Satya dan Dasa Darma. Kak Ach Heri juga memberikan penghargaan kepada peserta terbaik putra dan putri serta melahirkan Regu Terbaik Putra dan Regu Terbaik Putri. Dan turut mengajak seluruh peserta POPP untuk bergabung ke dalam wadah PRASGAMA demi melahirkan calon-calon Pramuka Garuda tahun 2027, mengingat pada tahun 2026 ini Pramuka SMP Negeri 3 Maron telah berhasil mengirimkan 16 anggotanya untuk mengikuti seleksi Pramuka Garuda sebagai kontingen terbanyak dari Kwarran Maron. (Ros/Red**).
