Probolinggo, Patrolipos
Dalam rangka upaya memaksimalkan program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) sebuah program yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan untuk bekal memasuki dunia kerja, maka berkaitan dengan hal tersebut, UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Jawa Timur merealisasikan program ini dengan menerjunkan mahasiswanya untuk melakukan kegiatan interaksi secara langsung dengan masyarakat khususnya ditingkat desa.

Terkait kegiatan mahasiswa UPN Surabaya di 3 desa di kecamatan Sumberasih kabupaten Probolinggo yakni desa Banjarsari, Sumberbendo dan Laweyan. Melalui Prodi Administrasi UPN Veteran Jawa Timur, digelar giat Monitoring dan Evaluasi (Monev) MBKM Bina Desa yang diadakan di Ballroom Paseban Sena Jalan Suroyo kota Probolinggo, Kamis (23/11/2023) pagi.
Acara dibuka oleh Agus Muljanto SE, M.Si mewakili Prodi Administrasi publik UPN Veteran Jawa Timur. Dengan program MBKM diharapkan akan dapat membekali mahasiswa dengan berbagai wawasan selama 4 bulan berada didesa. Selanjutnya diteruskan dengan sambutan dari Dian Festy Anggraini S.T, M.A, M.Eng, Sekretaris Bapelitbangda Kabupaten Probolinggo.

Seperti diketahui, kegiatan Monev MBKM Bina Desa ini, secara spesifik bertujuan mengevaluasi capaian pelaksanaan program-program untuk mewujudkan desa digital. Kemudian Memetakan potensi dan Permasalahan demi mewujudkan desa digital dan Memperkuat kolaborasi desa dan Prodi (Program studi) Administrasi.
Agenda monev program MBKM Bina Desa ini lebih memberi gambaran pencapaian kegiatan tersebut setelah disampaikannya presentasi oleh mahasiswa yang melaksanakan program ini di desa Sumberbendo, Laweyan dan Banjarsari. Berbagai pencapaian diperoleh mahasiswa UPN Jawa Timur ini ketika mendalami sejumlah sektor mulai sosial, pembangunan dan ranah digital yang berada tiga desa tersebut.
Reporter : Sayful
Penulis : Kalvin Edo Wahyudi, S.Sos., M.KP. dan Bayu Priambodo, S.IP., M.IP.
