PROBOLINGGO, PATROLI POS
Nuansa toleransi yang kental mewarnai acara Halal Bihalal Pendidik dan Tenaga Kependidikan se-Kecamatan Kuripan yang dilaksanakan pada Kamis (09/04/2026). Bertempat di Gedung KPRI Koppi Semi, acara ini menjadi bukti nyata indahnya keberagaman di dunia pendidikan.

Acara ini dihadiri secara oleh seluruh pendidik dari jenjang PAUD hingga SMK. Menariknya, kehadiran Guru Agama Kristen dalam acara ini menjadi simbol kuat dari implementasi moderasi beragama di Kecamatan Kuripan, bersanding bersama tokoh-tokoh penting lainnya seperti:
Korwil Bidikdaya, Camat, Kapolsek, dan Danramil Kuripan.
Tokoh MUI, Ketua PGRI, serta jajaran pengurus KKKS.
Sesuai dengan tema yang diusung, “Merajut Harmoni, Menjalin Silaturahmi dalam Keberagaman”, kegiatan ini menegaskan bahwa perbedaan keyakinan bukan merupakan pembatas. Kehadiran para guru dari berbagai latar belakang agama menunjukkan bahwa lingkungan pendidikan di Kuripan adalah rumah yang ramah bagi semua golongan. Bahwa harmoni tercipta saat setiap individu mampu menghargai keberadaan orang lain. Perbedaan suku dan agama dipandang sebagai warna-warni yang memperkaya kehidupan bersama di lingkungan sekolah.
Penceramah Ustadz Khoiron Rosyadi, S.Ag, M.Sc dari Kemenag Kabupaten Probolinggo, dalam ceramahnya menggarisbawahi pentingnya silaturahmi sebagai jembatan hati. “Silaturahmi mengajarkan kita untuk membuka diri dan memperkuat persaudaraan tanpa memandang perbedaan. Merajut harmoni adalah tugas kita bersama agar tercipta lingkungan yang damai dan penuh kasih sayang,” pesan nya di hadapan para undangan.
Kegiatan Halal Bihalal ini tidak hanya sekadar tradisi rutin, tetapi telah bertransformasi menjadi wadah untuk memperkuat persatuan bangsa melalui dunia pendidikan. Semangat kebersamaan ini diharapkan terus terjaga demi menciptakan generasi masa depan yang menghargai keberagaman. (Indana/Red**).
