SURABAYA, PATROLI POS
Forum Kecelakaan Lalu Lintas Kota Surabaya menggelar rapat koordinasi lintas instansi yang dilaksanakan pada Sabtu, 07 Desember 2025, bertempat di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya. Kegiatan ini dihadiri oleh Jasa Raharja Surabaya, Dinas Perhubungan Kota Surabaya, serta Kepolisian Polrestabes Surabaya sebagai wujud komitmen bersama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Surabaya.
Dalam forum tersebut, para peserta membahas evaluasi kondisi keselamatan lalu lintas berdasarkan data kecelakaan yang terjadi sepanjang tahun 2025, termasuk identifikasi titik-titik rawan kecelakaan (black spot) di sejumlah ruas jalan Kota Surabaya. Melalui diskusi yang konstruktif, forum sepakat bahwa penanganan kecelakaan lalu lintas tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga harus mengedepankan upaya pencegahan secara terpadu dan berkelanjutan.
Adapun upaya-upaya strategis yang akan dilakukan oleh Forum Komunikasi Lalu Lintas antara lain peningkatan rekayasa dan manajemen lalu lintas pada titik rawan kecelakaan, optimalisasi rambu dan fasilitas keselamatan jalan, serta penguatan pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas. Selain itu, forum juga akan mengintensifkan kegiatan edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, khususnya kepada pelajar, komunitas pengguna jalan, dan pengemudi angkutan umum.
Jasa Raharja Surabaya dalam forum ini menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pencegahan kecelakaan melalui sinergi data kecelakaan, sosialisasi keselamatan, serta percepatan pelayanan dan penjaminan bagi korban kecelakaan lalu lintas. Sementara itu, Dishub Kota Surabaya dan Polrestabes Surabaya menyampaikan kesiapan dalam memperkuat koordinasi lapangan guna menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.
Melalui pelaksanaan Forum Kecelakaan Lalu Lintas ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin solid antarinstansi sehingga angka kecelakaan lalu lintas di Kota Surabaya dapat ditekan secara signifikan, sekaligus meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. (Fahrul Mozza).
