Lumajang, Patrolipos – Pelantikan pengurus IPSI ( Ikatan Pencak Silat Indonesia) diharapkan dapat memunculkan bibit-bibit atlet berprestasi di Kabupaten Lumajang, berlangsung di gedung BKD Jalan Ahmad Yani Lumajang,Sabtu,4 Maret 2023.
“Ayo bangkit , semangat, itu menjadi tantangan untuk pencak silat, tidak sekedar perguruan silat, akan tetapi menjadi perguruan silat yang mempunyai prestasi dan kemenangan kata Thoriqul Haq, saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus IPSI Lumajang masa bakti 2023-2027.
Thoriq juga mengatakan, bahwa pemerintah akan mendukung penuh IPSI dalam mengembangkan olahraga pencak silat. Bahkan, Thoriq optimis Lumajang bisa memiliki atlet berprestasi yang siap berlaga di kanca nasional.
“Pemerintah akan terus merespon bagaimana prestasi ini bisa terus ditingkatkan,”ungkap Thoriq.Selain itu juga Pemerintah akan berencana mengeluarkan surat edaran mengenai pelaksanaan ekstrakurikuler pencak silat dimasing-masing sekolah, khususnya yang berada dibawah naungan pemerintah daerah Kabupaten Lumajang.
“Langkah-langkah kami, yaitu menyarankan masing-masing sekolah agar nantinya ada ekstrakurikuler pencak silat,” terang Thoriq.
Menurut Thoriq, ekstrakurikuler tersebut, juga akan menjadi tolok ukur untuk memunculkan bibit-bibit atlet pencak silat yang berpotensi menyumbangkan prestasi bagi Lumajang.

Ia menambahkan, bahwa dirinya juga berkeinginan agar pelatih perguruan silat di Lumajang, nantinya juga menjadi bagian dari ekstrakurikuler yang ada di masing-masing sekolah.
“Saya berkeinginan nanti perguran untuk hadir di sekolah maupun lembaga pendidikan sebagai bagian dari ekstrakurikuler,”ungkap Thoriq.
Menurut Eka Tri Oktavia Semua cabang olah raga dari luar itu bagus,dan tidak melarang untuk masuk ,tapi yang di utamakan budaya Indonesia atau budaya tradisional Indonesia masuk dulu ke sekolah sesuai himbauan Bupati, insyaallah terealisasi,karena siapapun bisa asalkan pencak silat,bukan berarti kita mengblok seperti karateka,taikwon,jadi kalau bisa pencak silat.Alhamdullah beliau hadir dan di acc.Sekarang ini yang terimput 21 perguruan, untuk fasilitas IPSI terbatas dan tidak punya kantor yang penting jalan yang terpenting kita jalin komunikasi,Anjang sana,saya kira sudah cukup.Jasmas 175 juta sementara saya berikan kepada 15 perguruan,tujuannya supaya mereka nanti bisa menggunakan itu untuk persiapan atlit melakukan kegiatan yang di sediakan oleh IPSI dan di sediakan oleh Dandim,proprop ,karena saya pikir kalau tidak ada suntikan itu maka tidak akan ada semangat bagi mereka.Sistematusnya bayar rekening kita usulkan jatah dewan sesuai proposal yang di ajukan.Target IPSI kita harus bisa menyumbangkan prestasi lebih di tingkatkan lagi,mungkin dengan adanya anggaran nanti menjadi penyemangat yang nantinya tidak ada putus asa atau dianak tirukan Agenda salam waktu dekak ini kita bisa Anjang sana bersama Kapolres (SoKo guru),tapi di laksanakan setelah lebaran ,bukan saja pinter silat,bagi-bagi takzil ,besedekah.Agenda IPSI setelah lebaran ada pawai budaya, kompetisi seni bela diri ,gerakan asli dari masing-masing perguruan itu .Bukan menekan,melainkan menjalin komunikasi,kita tidak mau ada mis komunikasi,memang harus komunikasi yang di utamakan agar tidak terjadi berita miring Untuk pembiayaan atlit,kita melihat anggaran kita ,maka tadi saya sebutkan minta tolong ke koni ,atau Dispora membantu IPSInya ,”ungkap Eka Tri Oktavia.(Dewi)
